Joko Widodo Wiki, Bio, Age, Net Worth.


Joko Widodo

Joko Widodo

@Joko Widodo
N/A

Joko Widodo - Wiki, Bio, Age, Net Worth, Height, Family, Trivia and more

Tahun 2021 penuh dengan ketidakpastian. Tahun yang penuh dengan kompleksitas masalah yang datang bertubi-tubi.

Tahun 2022 akan menjadi momentum. Tahun ketika Indonesia berada dalam fase penting pemulihan ekonomi. Indikator-indikator ekonomi terus menunjukkan perbaikan, stabilitas perekonomian dan sistem keuangan tetap terjaga dengan baik, serta fondasi yang kuat untuk melakukan akselerasi pemulihan.

Di tahun 2022 ini penanganan pandemi sudah makin terkendali, meskipun tetap berhati-hati. Pencapaian vaksinasi juga terus meningkat. Sampai kemarin, sudah disuntikkan 301 juta vaksin kepada rakyat kita, dosis satu 85 persen, dosis kedua 58 persen. Bahkan, vaksin booster telah kita mulai sejak 12 Januari lalu.

Penanganan pandemi yang makin baik tersebut, harus dipakai untuk membangkitkan optimisme, serta memberikan keyakinan dan kepercayaaan yang lebih besar kepada masyarakat dan kepada para pelaku usaha untuk segera melanjutkan aktivitas ekonomi dan aktivitas-aktivitas produktif lainnya.
Dari Istana Kepresidenan Bogor, tadi malam, saya menghadiri pertemuan World Economic Forum secara virtual. Pada kesempatan ini, saya menyampaikan bahwa Indonesia yang kini memegang Presidensi G20 berusaha menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi global yang inklusif.

Presidensi G20 Indonesia akan fokus pada tiga prioritas utama: menata kembali arsitektur kesehatan global agar lebih inklusif dan tanggap terhadap krisis, optimalisasi teknologi digital untuk transformasi ekonomi yang dampaknya harus dirasakan oleh masyarakat, dan transisi energi yang lebih ramah lingkungan.
Indonesia menjadikan masa pandemi sebagai masa berbenah diri dengan meletakkan dasar-dasar baru bagi pertumbuhan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Ini saya sampaikan dalam sambutan secara virtual pada World Economic Forum, semalam.

Indonesia terus mereformasi struktur ekonomi dan memperbaiki iklim bisnis. Memperbaiki ekosistem investasi, mempermudah perizinan, memberikan kepastian hukum, dan memberikan insentif khusus bagi sektor-sektor investasi prioritas. Kesempatan investasi dibuka seluas-luasnya untuk enam sektor prioritas, yaitu industri padat karya yang berorientasi ekspor, energi terbarukan, infrastruktur, otomotif, pariwisata, serta pertambangan.

Di samping itu, Indonesia menetapkan sejumlah prioritas pembangunan di antaranya peningkatan produksi pangan melalui pengembangan food estate, penerapan konsep pembangunan rendah karbon, dan transformasi menuju ekonomi digital melalui perluasan, pemerataan, serta peningkatan kualitas infrastruktur dan layanan digital.

Saya mengajak para pemangku kepentingan yang mengikuti World Economic Forum untuk bermitra dengan Indonesia.
Krisis Covid-19 telah menunjukkan rapuhnya ketahanan kesehatan global di semua negara. Kolaborasi saat ini, seperti Covax Facility, hanyalah solusi sesaat. Peran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga belum mencakup banyak hal strategis bagi kehidupan dunia. Ke depan, kita perlu solusi permanen agar dunia mampu menghadapi permasalahan kesehatan yang tidak terduga.

Karena itu, Indonesia akan mendorong penguatan arsitektur sistem ketahanan kesehatan dunia yang dijalankan oleh sebuah badan dunia sebagaimana Dana Moneter Internasional (IMF) di sektor keuangan. Hal tersebut akan menjadi salah satu fokus Indonesia pada Presidensi G20.

Badan tersebut memiliki tugas untuk menggalang sumber daya kesehatan dunia, antara lain untuk pembiayaan darurat kesehatan dunia, pembelian vaksin, obat dan alat kesehatan. Selain itu, juga untuk merumuskan standar protokol kesehatan global yang antara lain mengatur perjalanan lintas batas negara agar standar protokol kesehatan di semua negara bisa sama.
Saat ini kita sedang mengalami tren kenaikan kasus Covid-19 karena varian Omicron. Kita semua harus waspada, tapi tak perlu bereaksi berlebihan.

Saya tidak akan pernah bosan untuk terus mengingatkan: selalu gunakan masker, jaga jarak, dan jangan lupa mencuci tangan. Intinya ikuti protokol kesehatan dengan disiplin.
Indonesia memiliki potensi besar di sektor ekonomi digital. Kita prediksi di tahun 2025, pasar digital kita akan meningkat sampai di angka USD146 miliar. Ini artinya potensinya Rp2.100 triliun.

Untuk itulah, pemerintah terus melakukan pembangunan infrastruktur guna mendukung transformasi digital di Tanah Air. Pada tahun 2021, pemerintah telah memulai proses konstruksi satelit multifungsi, Satelit Republik Indonesia (Satria-I). Selain itu, pembangunan stasiun pemancar juga telah mulai dilakukan di ribuan desa dan kelurahan guna mendukung akses jaringan 4G.

Selain ekonomi digital, Indonesia memiliki modal besar untuk bertransformasi menuju ekonomi hijau dengan hasil produk hijau yang memiliki nilai tambah tinggi.

Potensi energi baru terbarukan kita 418 gigawatt. Besar sekali. Kita memiliki 4.400 sungai. Ini bisa jadi hydropower. Kita memiliki arus bawah laut, dua pertiga kita adalah laut. Kita memiliki potensi geotermal 29 ribu megawatt, baru dipakai 2.000 megawatt. Masih ada 27 ribu megawatt. Kita memiliki energi angin, dan sudah kita coba di Jeneponto dan Sidrap, Sulawesi Selatan, dan di Sukabumi, Jawa Barat.

Semua potensi itu menunggu sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul, yang akan membawa Indonesia mampu bersaing.

Joko Widodo Bio

Not much known

Trivia

Not much known

Personal Life

Not much known

Education

Not much known

Joko Widodo Age

Not much known, born on Not much known

Joko Widodo Net Worth

Joko Widodo Net Worth Estimated at $Not much known USD

Disclaimer

The data provides is not authorized by TikTok. We are not an official partner of TikTok.

Use of materials from the resource is permitted only with a link to our resource.

Follow Us

facebook logoinstagram logotwitter logolinkedin logo

Copyright 2020-2024 Insiflow.com